Langsung ke konten utama

Postingan

Dunia Anak

Pada setiap jenjang usia kehidupannya,  anak-anak memiliki peran serta ketertarikan yang berbeda dalam setiap aktivitas dan hal yang ditemuinya.  Pada usia yang masih balita, anak-anak akan cenderung memiliki rasa ingin tahu yang besar, hal ini lah yang membuat mereka ingin memiliki mainan yang ditemuinya. Selain itu, anak-anak juga akan mencoba melakukan dan menirukan apa yang mereka dengar dan mereka lihat. Dalam hal ini orang tua sangat berpotensi menjadi objek tiruan sang buah hati. Bagaimana tidak, orang tua sering membentak, anak pasti juga akan menjadi suka membentak. Orang tua rajin shalat berjamaah, anak juga akan mengikuti. Begitulah kehidupan di usianya.  Dengan demikian, selaysknya kita sebagai orant tua, memberikan teladan yang baik yang sesuai dengan yang kita harapkan. Sehingga sang buah hati tidak merekam yang seharusnya tidak direkamnya atau ditirukannya.

Ponorogo New Normal

Ponorogo merupakan salah satu kota yang terdapat banyak destinasi wisata didalamnya. Salah satunya adalah alon-alon Ponorogo.  Alon-alon Ponorogo terletak di pusat kota Ponorogo tepatnya satu lokasi dengan pemkab dan juga masjid agung ponorogo. Ponorogo yang terkenal dengan kota reog, memiliki satu kesenian Reog yang sering bahkan hampir selalu dipertunjukkan di berbagai momen yang ada. Seni Reog sendiri, memiliki kisah yang unik sehingga sangat menarik untuk dipertontonkan.  Seni reog yang diiringi dengan musik gendang dan tari jatil, memberi ketertarikan sendiri untuk tiap kalangan usia. Baik anak-anak, remaja maupun orang tua banyak yang menyukai tarian ini. 

Sedekah dan Masalah

Saat mencari inspirasi, tersentak dengan kata-kata yang mengagumkan diberanda fb. Sedekah menjadi obat kesulitan dalam mengarungi kehidupan. Saya percaya dan mengiyakan akan kata tersebut diatas. Namun dalam benak saya mengatakan bahwa tidak mudah.😑 🎵So, apakah cukup dengan tidak mudah.  🎵Mulai dan lakukan yang diluar nalar. Yang terlihat tidak mudah.  Ada yang pernah bilang; 🎵kamu tahu kekuatan alam. Apa yang kamu fikirkan, apa yang jadi keyakinanmu, alam akan meng-aminkan.

BERPROSES di Hari Kemerdekaan RI

Berproses. Terinspirasi dari kata yang selalu diungkapkan oleh guru kelas si kakak.  Setiap kita yang bernafas, hendaknya tetap berproses. Berproses untuk selalu menjadi lebih baik. Berproses untuk menjadi lebih dari kita sebelumnya.  👉Anak yang awalnya hanya bisa terlentang, dia akan terus berusaha untuk bisa tengkurap. Si Saddam. 👉mereka yang masih belum bisa bicara, akan terus berproses untuk bisa mengucapkan A. Si Hanif. 👉dia yang belum bisa menerbangkan layang-layang, terus berproses untuk bisa menerbangkan layang-layang nya sendiri. Si Hamim. 👉sedangkan kita, yang masih tertidur, hendaknya mulai beranjak dan berusaha untuk melakukan PROSES dalam kehidupan. Proses yang akan mengantarkan kita, para pejuang kepada kemerdekaan. Kemerdekaan dalam menjalani kehidupan. Kemerdekaan dalam mengarungi bahtera perjuangan. 

Hari Pramuka

Pramuka Praja Muda Karana.  Hari pramuka dirayakan setiap tanggal 14 agustus, yaitu hari lahirnya gerakan pramuka yang diprakarsai oleh bapak Pandu Dunia, Boden Powel. Hobinya berkelana membuat beliau tergugah untuk menciptakan kegiatan yang menarik diluar ruangan.  Berkemah, coklat muda dan tua, tunas kelapa, merupakan ciri khas pramuka. Selamat hari pramuka. Pramuka Indonesia, Jaya.

17 Agustus

 Indonesia memperingati hari kemerdekaan pada tanggal 17 agustus. Setiap bulan agustus, masyarakat diseluruh penjuru negeri selalu antusias menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai macam kegiatan selalu beriringan dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap kemerdekaan negara Republik Indonesia. Namun, berbeda dengan tahun ini. Tahun pandemi atau tahun covid yang mana tak memungkinkan  adanya perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Walau demikian, warga negara Indonesia memiliki cara tersendiri dalam mengapresiasi hari jadi negara Indonesia tahun ini. Diantaranya dengan membuat vidio berbagai macam tradisi di Indonesia maupun vidio perayaan hari kemerdekaan Indonesia terdahulu. Begitulah kemerdekaan Indonesia kali ini, dengan berbagai warna tetap penuh dengan keceriaan dan kesahajaan negara Republik Indonesia. "Atas Nama Bangsa Indonesia, Soekarno Hatta"

hati nurani

"Ikutilh Hati Nurani saat mau bertindak" Kama qala, mbah quraisy sihab. Kemudian pertanyaannya, apakah hati nurani itu selalu benar?  Ternyata bisikan hati nurani itu, kasang sudah tidak berhiaskan cahaya Illahi. Sehingga untuk bisa menggunakan hati nurani saat mengambil keputusan, kita perlu menghiasi hati kita dg cahaya ilahiyah.  Kemudian, bagaimana caranya? Yaitu dengan olahraga hati. Wirid serta amalan-amalan yabg bisa melatih hati.  Sebagaimana kita tahu, bahwa tidak hanya jasmani  yg membutuhkan nutrisi, tetapi juga rohani.