Langsung ke konten utama

Ya Mujaliyal Qomari

 



يَا مُجَلِيَ الْقَمَرِ بِالنُّوْرِ
Yaa munaliyal qomari binnuur
(Wahai zat yang menerangi bulan dengan cahaya)
أَجْلِی قَلْبِی مِنَ الْكَدَر
Ajlii qalbii minal kadar
(Terangilah hatiku bersihkan dari kotornya hati)
وَاقْضِ لِيْ كُلَّ حَاجَةٍ
Waqdhi lii kulla haajatin
(Kabulkanlah segala keinginanmu)
بِالنَّبِيْ سَيِّدِ الْبَشَر
Binnabii sayyidil basyar
(Dengan keberkahan Nabi Muhammad sang penghulu manusia)
يَاإِلٰهِی وَ سَيِّدِی
Yaa ilaahii wa sayyidii
(Wahai Tuhanku dan junjunganku)
أَنْتَ لِی غَايَةَ الْوَطَر
Anta lii ghoiyatal wathar
(Engkau adalah puncak harapanku)
فَلَكَ الْحَمْدُ دَئِمًا
Falakal hamdu da-iman
(BagiMu segala puji yang tak terhenti hentinya)
وَلَكَ الشُّكْرُ يَاأَبَر
Wa lakasy syukru yaa abar
(Dan bagiMu syukur Wahai zat yang paling baik)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERIMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH SWT

Rukun Iman ada 6. salah satun diantaranya yaitu beriman kepada malaikat Allah swt. Malaikat merupakan salah satu makhluk Allah swt yang diciptakan dari NUR atau CAHAYA. Malaikat adalah makhluk Allah swt yang selalu taat kepada  perintah Allah dan menjalankan tugas-tugas yang diperintahkan Allah swt.  Nama-nama MAlaikat diantaranya: 1. Jibril bertugas menyampaiakan wahyu Allah kepada para NAbi dan Rasul.  2. Mikail bertugas membagi rizki kepada semua makhluk Allah swt. 3. Isrofil bertugas meniup sangkakala  4. Izroil bertugas mencabut nyawa 5. Munkar bertugas mencatat amal perbuatan manusia dimuka bumi ini.  6. Nakir bertugas mencatat amal perbuatan manusia dimuka bumi ini.  7. Roqib bertugas menjaga dikubur 8. Atid bertugas menjaga dikubur 9. Malik bertugas menjaga neraka 10. Ridwan bertugas menjaga surga Selain itu, juga dijelaskan bahwa malaikat merupakan makhluk Allah yang tidak makan, tidak minum dan juga tidak memiliki nafsu. Dalam Hadis dan AL-qur'an ...

KELAHIRAN RASULULLAH SAW

Kelahiran sang Nabi menampakkan kesucian diri.  Alangkah indah permulaannya juga indah penghabisannya. Hari kelahiran Rasulullah saat ada firasat bangsa Persia  Bahwa ada peringatan kepada mereka datangnya bencana dan siksa. Saat menjelang malam tiba istana kisra hancur terbelah.  Sebagaimana kumpulan sahabat kisra tiada menyatu terpecah belah. Api sesembahan padam karena duka yang mencekam.  Sungai eufrat tak mengalir, muram karena susah yang amat dalam. Penduduk negeri sawah resah duka saat danaunya kering keronta.  Pengambil air kembali dengan tangan hampa kecewa ketika terjerat rasa dahaga. Seakan-akan pada api nan membara terdapat cairan air karena duka.  Dan pada air nan sejuk segar api yang membakar. Para jin menjerit, suara cahaya membumbung keangkasa.  Kebenaran tampak nyata dari makna maupun kata. Mereka buta dan tuli tak dengar hingga kabar gembira tiada didengar.  Begitu juga kilatan peringatan sama sekali tak terhiraukan...