Langsung ke konten utama

Postingan

Masih tentang hidup

Ya.... Begitulah kehidupan. Dia akan selalu mencela dan memuji. Ya..... sperti itulah kehidupan. Mungkin kita kan berfikir, jika kita benar, pasti pujian yg kan kita dapatkan. Dan jika kita salah, cacian lah yg kan qta dengar. Namun, kehidupan tidaklah berkata demikian. Baik qt benar, maupun salah, akan tampak salah bagi orang yg tak menyukai qt. Dan kan tampak selalu sempurna, bagi orang yg menyukai qt. Pada intinya, tetaplah jd orang baik, apapun yg dkatakan orang tentang qt.

Kehidupan

Setiap perjalanan hidup itu, pasti terdapat bunga dan duri yg kan selalu mewarnai. Bukan hidup jika selalu bahagia. Bukan hidup jika selalu sengsara. Andaikan dalam hdup kita tak ada kata susah, pasti kita juga tak kan tahu seperti apa bhagia. Jalani, nikmati dan renungi semua yg terjadi. Karena pada hakikatnya, slalu ada matahari yg brsinar setelah mendung yg kelam.

Berbagi

Setiap hal yang kita miliki, terdapat sebagian milik orang lain. Orang lain yg lebih membutuhkan, lebih berhak akan apa yg dititipkan pda kita. Tidak semua orang, mendapat keberuntungan yg sama atau lebih baik dari kita. Namun, banyak pula mereka yg tidak mampu baik secara fisik maupun nalar tidak mampu melakukan apa yg bisa qta lakukan. So, jangan tamak dg apa yg pada hakikatnya hanyalah titipan dari yg maha segalanya.
Niat. Memang, pangkal dari segala hal adalah niat. Niatlah dg kebaikan, dan tetap berfikirlah, bahwa yg engkau harapkan hanyalah kebaikan. Walau apapun yg orang katakan akan apa yg kau lakukan.

Ha' Saktah

Masih terkait dengan Ilmu Falak yakni hadits tentang perintah untuk melaksanakan salat yang berbunyi: عن ﺟﺎ بربن عبد الله: أن النبي صلى الله عليه وسلم جاءه جبريل عليه السلام فقال له: (قم فصله) فصلى الظهر حين زالت الشمس. “Dari Jabir bin Abdullah r.a berkata telah datang kepada Nabi SAW. Jibril a.s lalu berkata kepadanya bangunlah, lalu bersembahyanglah kemudian Nabi shalat Dzuhur dikala matahari tergelincir. Ustadz Imam Zarkasyi mengatakan didalam bukunya bahwasannya terdapat cara-cara dalam melafadzkan waqaf, diantaranya terdapat 11 macam waqaf. salah satunya yaitu jika kalimatnya dari fi'lu al-mu'tal al-mahdzuf akhiruhu. maka ketika waqaf dapat dibaca dengan menambahkan huruf ha' saktah  (هاء السكتة).  contoh: كلاّ لئن لم ينتهِ   dibaca   كلاّ لئن لم ينتهِهْ فلذلك فادعُ   dibaca    فلذلك فادعُهْ Saktah ialah diam sejenak sambil menahan nafas. Yang dimaksudkan dengan Ha-Saktah adalah ha` zaid (tamba...

Biografi KH. Zubair Umar Al-Jailani

Zubair Umar Al-Jailani adalah salah seorang ulama’ yang terkenal sebagai pakar ilmu falak. Beliau lahir di Padangan kecamatan Padangan kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia pada tanggal 16 September 1908 M. [1] Dalam mengarungi kehidupan, beliau tidak menetap di Bojonegoro melainkan tinggal di kota Salatiga, Jawa Tengah sampai wafat disana pada tanggal 10 desember 1990 M. [2] Sejak kecil, beliau telah mendapatkan pendidikan yang layak. Setelah lulus dari Madrasah Ulum (1916-1921), beliau melanjutkan pendidikannya di Pondok pesantren Termas Pacitan (1921-1925). [3] Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Pondok Pesantren Simbang Kulon Pekalongan (1925-1926). Disini beliau belajar dengan Kyai Amir. [4] Setelah belajar di pondok pesantren Simbang Kulon Pekalongan, kemudian beliau melanjutkan studinya di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang (1926-1929). Beliau terkenal sebagai santri yang cerdas. Pada saat itu, pondok pesantren Tebu Ireng Jombang masih diasuh oleh KH. Has...

Dirimulah, bukan orang lain

Iri dan dengki. sepertinya telah berhasil mengobrak-abrik hati manusia sehingga tercipta permusuhan. memang, sesuatu yang kita lihat dari orang lain itu, seringkali tampak lebih indah daripada apa yang kita miliki. hanya saja, tak selamnay yang nampak indah itu, memang indah pada hakikatnya.  begitu juga dengan hati ini.  Sering saya berfikir, mengapa saya tidak bisa seperti dia. dia yang bla....bla....bla..... Hmm..... always.... Namun, hari ini. ehm... kemarin, tepatnya usai salat maghrib. Beberapa fenomena perjalanan hidup manusia, menyadarkan saya, bahwa semua dari kita memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Dan saat itu juga, dengan keras, kukatakan didepan teman-temanku.  "SAYA BANGGA MENJADI DIRI SAYA, SAYA BANGGA DAN SANGAT BANGGA TERHADAP DIRI SAYA" mungkin terkesan sombong, tapi pada hakikatnya bukanlah kesombongan yang tercipta melainkan keinginan untuk menjadi lebih baik lagi dari diri kita yang sebelumnya. bukan justru lebih...